September 4, 2007...5:01 pm

Lagi tentang teknologi informasi: Google dan Sitemeter

Lompat ke Komentar

Ini benar-benar posting iseng. Awalnya hanya melihat-lihat situs wordpress saya, mengecek angka statistik pengunjung :D , dan komentar. Kebetulan saja saya teringat edisi The Economist minggu ini yang mengangkat tema tentang Google, salah satu searching engine internet yang besar. Majalah ini mengulas bagaimana Google dikritik sana-sini. Salah satu kritik menarik adalah bagaimana sistem searching Google bisa menghapus privasi kita. Bayangkan saja bila informasi diri bisa terlacak dengan Google.

Dan itu memang terbukti. Hari ini, saya ngobrol dengan teman yang kebetulan sedang kuliah di eropa. Salah satu teknologi “ngobrol“ melalui internet yang sering dipakai tidak lain Yahoo Messenger-saya juga mesti berterima kasih juga nih sama Yahoo :D . Ia memberikan nomor teleponnya, tetapi sialnya komputer saya kehabisan baterai sehingga saya belum sempat menyimpan kontaknya. Saya ingat sedikit nomor itu tapi kemudian saya iseng-iseng searching di Google (istilahnya Googling) dan kaget ternyata nomornya ada di Google. Luar biasa :D .

Posting ini juga tentang Sitemeter-semacam mesin pelacak pengunjung yang bisa kita pasangkan pada situs semacam WordPress ataupun Blogspot. Dari sana kita bisa mengecek berapa banyak orang yang datang ke situs milik kita dan tidak hanya itu, asal dan provider sang pengunjung pun bisa terdeteksi. Termasuk berapa lama ia melihat situs kita. Mesin ini tentu sangat membantu sekali, fungsi statistik itu pasti, tapi kadang kita tertarik pula pada sebaran pengunjung yang datang.

Bahkan kemampuan mesin ini untuk berfungsi sebagai detektif pencari jejak bisa dilakukan. Ya, saya pikir ini sudah menjadi problem setiap orang yang memiliki situs pribadi di WordPress ataupun Blogspot yaitu soal komentar. Kadang pengunjung datang dan memberi komentar tanpa mencantumkan nama atau identitas yang sebenarnya. Padahal salah satu fungsi WordPress dan Blogspot adalah tempat diskusi dan bertukar ide-sudah pasti sulit untuk diskusi tanpa mengetahui identitas. Mungkin tidak setiap orang menyadari hal ini.

Tapi bagi pemilik situs pribadi, mesin ini sangat membantu sekali. Karena terkadang kita bisa melacak kira-kira lokasi sang pemberi komentar dan kalau beruntung bahkan sang komentar itu sendiri :D . Dan lagi-lagi saya terbantukan dengan mesin ini. Yah sebagaimana pernah saya posting disini, teknologi informasi membuat orang semakin sulit membohongi orang lain.

Update:

Dengan teknologi internet ini akhirnya saya bisa melacak seorang pengunjung yang memberikan komentar dengan nada arogan tapi sayang cukup pengecut dan tidak bertanggung jawab. Dalam salah satu posting, ia memberikan komentar dan link situs yang ternyata milik salah satu lab kampus MIT di AS. Sebagaimana saya duga sejak awal, sepertinya ia tidak berasosiasi langsung dengan institusi MIT. Informasi tentangnya cukup lengkap dan ini yang membuat saya tertawa. 

Mungkin saja ia “merasa” kuliah pada “kelas jauh” MIT (atau mungkin MIT cabang Eropa :D ) di salah satu negara di Eropa-memang setahu saya kampus MIT membuat bahan-bahan kuliahnya open source bagi setiap mahasiswa di dunia. Well, meminjam kata-kata pada salah satu program acara di TV swasta Indonesia : “mimpi kali ye”  :D

& Komentar

  • Itu yang ngasih komen soal cambridge di tulisan loe tentang csis itu ya???

    hehehheh…

    Sapa sih itu do???

    hehehhehe

  • Wah,
    Baru baca update ini setelah kasi komentar ke dia. Sayang juga, buang-buang tempat di kolom komentar (dan buang-buang waktu nulis) ya…

    Itukan sebabnya sekarang ada comment moderation di sini ya?

  • Privacy emang hal yang ‘aneh’. Nggak lewat google juga orang dengan sukarela mengumbar informasi tentang dirinya lewat social networking sites, photo/video sharing, blogs dll.

  • saya pakai site meter setelah lihat tulisan ini

    Thanks

  • Selalu ada dua sisi mata uang dalam setiap kemajuan. Ada kebaikan dan keburukan. Google tentu saja menjadi pahlawan bagi banyak orang karena telah mempermudah mereka dalam mencari segala macam informasi. Di sisi lain, mungkin hal ini merugikan banyak orang walaupun secara tidak langsung, terutama yang berkaitan dengan bisnis (film, musik, buku, rahasia perusahaan). Buat saya sih google is my favorite search engine. Salam kenal. Seno.


Tinggalkan Balasan