Arsip Bulanan: Juli 2007

Berita baik dari Departemen Ekonomi CSIS

Ini sebetulnya berita lama tentang kolega saya yang diberi tahu oleh Philips, teman peneliti CSIS yang kini sedang mengambil studi doktoral kajian ilmu politik di NIU, Amerika Serikat. Kabar baiknya, Arya Gaduh mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan studi doktoral di University … Lanjut membaca

19 Komentar

Filed under CSIS

Berbalik Arah…

Siang ini saya membuka situs Kompas dan membaca Analisis Ekonomi yang ditulis bang Faisal Basri (kami terbiasa memanggilnya begitu). Beliau itu dosen saya untuk mata kuliah Ekonomi Politik di FEUI. Hubungan antara bang Faisal dan kami mahasiswa sangat dekat. Mungkin … Lanjut membaca

2 Komentar

Filed under faisal basri, opini

Antara kelapa sawit dan kamera digital: Mengapa perdagangan yang lebih bebas itu menguntungkan (2)

Tetapi kemudian ada orang yang berpikir picik. Sebut saja orang ini “merkantilis“. Merkantilis ini berpikir, kalau begitu bukankah lebih baik kita mengekspor poduk kita saja dan tidak mengimpor. Seperti biasa orang-orang merkantilis ini penganut fanatik common sense, yang sebetulnya sudah … Lanjut membaca

6 Komentar

Filed under perdagangan internasional

Antara kelapa sawit dan kamera digital : Mengapa perdagangan yang lebih bebas itu menguntungkan (1)*

Sepupu saya yang bekerja di salah satu jasa telematika terkenal memesan kamera digital merk terkenal ke saya (ia memesan antara Canon atau Nikon). Ia tinggal di Indonesia dan ia mungkin berpikir kamera digital di Australia akan lebih murah. Tetapi sayangnya … Lanjut membaca

3 Komentar

Filed under perdagangan internasional

Apa yang menarik semester ini?

Jawabannya tentu saja mata kuliah yang bakal saya ambil. Semester depan saya akan mengambil mata kuliah: 1) International Money and Finance (identik dengan International Macroeconomics) 2) International Trade 3) Econometric Applications dan 4)Microeconomics Analysis 2. Untung saja saya memperoleh nilai … Lanjut membaca

2 Komentar

Filed under lainnya

Saya tahu kalau kamu tahu kalau saya tahu….(I know that you know that I know..)

  Dalam sebuah assignment tentang Social Welfare dan Game Theory untuk mata kuliah Microeconomics Analysis 1 kami diberi pertanyaan bonus-kalau dapat menjawab benar bisa mendapatkan score bonus. Pertanyaannya kira-kira seperti ini, ada dua orang mahasiswa ekonomi yang procrastinating (terjemahan kasar: … Lanjut membaca

Tinggalkan sebuah Komentar

Filed under common knowledge, Game-theory

Mengapa sebotol air mineral lebih mahal daripada sekaleng Coca Cola? (2)

Kini, saatnya mengeluarkan pisau ekonom untuk membedah tabir misteri . Pertama kita lihat dari prinsip kelangkaan (scarcity). Dari sudut kelangkaan, tentu saja air mineral tidak langka dalam artian bahwa saya sebenarnya bisa mendapatkan alternatif yang sama baiknya yaitu tap water … Lanjut membaca

Tinggalkan sebuah Komentar

Filed under diskriminasi harga, price-targeting

Mengapa sebotol air mineral lebih mahal daripada sekaleng Coca Cola? (1)

16 Juli, kami harus kembali ke Sydney. Dari Brisbane kami naik bis ke kota kecil di New South Wales (NSW) bernama Casino dan kemudian menyambung naik kereta menuju Sydney. Bis ini pun sebetulnya bagian dari jasa yang ditawarkan oleh Country … Lanjut membaca

4 Komentar

Filed under diskriminasi harga, price-targeting

Apa yang dilakukan Movie World tapi tidak Dunia Fantasi ( bag 2)

Kembali ke soal Movie World. Saya tinggal di Sydney dan Movie World Australia hanya ada di Gold Coast. Ketika saya datang ke Gold Coast alternatif hiburan pengganti Movie World hampir tidak ada. Karenanya saya rela membayar sebesar Aus $ 64. … Lanjut membaca

Tinggalkan sebuah Komentar

Filed under diskriminasi harga

Apa yang dilakukan Movie World tapi tidak Dunia Fantasi (bag 1)

Pagi itu kami terburu-buru mengejar kereta menuju Gold Coast, kota kecil lain di selatan kota Brisbane yang terkenal dengan pantainya. Kami tidak punya bayangan bakal menginap dimana, yang penting, kami menginjakkan kaki di Gold Coast (GC) sepagi mungkin. Kita sampai … Lanjut membaca

Tinggalkan sebuah Komentar

Filed under diskriminasi harga